Latihan Dasar Kepemimpinan ke IV

Pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) hari Sabtu (23/01) yang bertemapat di Aula PSBB MAN Kota Jambi dihadiri guru-guru man Kota Jambi, diantaranya bapak Safar Marwan, bapak Ambok Fera, bapak Nurkholis , bapak Panji dan bapak Ali Imron. Dan para undangan yang hadir diantaranya dari sekolah Mazniyah Man 3 Kota Jambi , MA Alkhoriyah, Madrasah Aliyah Nururrodhiyyah, Madrasah Aliyah labor, Madrasah Aliyah Muhammaddiyah.

Sebelum acara Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) dimulai ada kata sambutan dari kepala sekolah, beliau menyampaikan bahwa Latihan Dasar Kepemimpian yang dilakukan empat kali berturut-turut merupakan suatu prestasi untuk OSIS tahun kemarin dan tahun ini. Pengalaman itu menjadi catatan yang dijadikan evaluasi untuk memperbaiki LDK tahun yang akan datang. Dan acara LDK ini diharapkan dapat membentuk calon pemimpin yang bertanggung jawab dan disiplin untuk mencontohkan kepada anggota-anggotanya. Sebagian pemimpin mengatakan bahwa mereka dilahirkan oleh para pemimpin-pemimpin sebelumnya yang berjiwa kepemimpinannya sangat tinggi dan besar.Contohnya Nabi Muhammad SAW yang dilahirkan  dan dibentuk dengan kedisiplinan.

Adapun sikap-sikap yang harus ditanamkan oleh seorang pemimpin yang telah disimpulkan dalam acara Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) antara lain:
1. Seorang pemimpin hendaknya secara sederhana mempunyai kemampuan untuk dapat menggerakan orang lain dan dapat  menjunjung tinggi keahlian serta pengalaman pribadinya.
2. Sebagai seorang pemimpin hendaklah 10% kepentingan untuk diri sendiri dan 90%nya untuk orang lain. Maksudnya sebagai pemimpin harus memiliki jiwa kepedulian terhadap orang lain jangan hanya mementingkan kepentingan sendiri dalam istalahnya “EGOIS”
3. Menjadi pemimpin harus tegas dan teguh dalam pendirian ,memegang aturan yang berlaku. Dengan mematuhi aturan yang berlaku maka harapan yang kita harapkan akan muncul dan menjadikan kita sebagai pemimpin yang baik.
4. Perlunya potensi dalam menjadi seorang pemimpin. Karena potensi yang kita miliki dapat menciptakan keberanian. Dan keberanian itu sangatlah penting ada dalam jiwa seorang pemimpin.
5. Seorang pemimpin memiliki rasa tanggung jawab terhadap semua yang ia lakukan atau yang ia kerjakan.

Untuk menjadi seorang pemimpin hendaklah di lantik terlebih dahulu. Pelantikan menandakan sahnya menjadi pemimpin, dan menjadi pemimpin harus siap untuk  menerima segala konsekuensinya serta siap untuk berkorban. Salah satu konsekuensinya menjadi seorang pemimpin antara lain mendapat caci maki yang di lontarkan masyarakat terhadap semua tindakan yang kita lakukan serta di fitnah. Bangkit dan semangatlah..!! janganlah menyerah dengan ocehan yang memang itu tidak benar. Buat semua itu menjadi tantangan menuju kesuksesan.
Sebagai pemimpin kita harus kuat dan meyakinkan orang lain bahwa kita teguh dalam amanah yang kita jalani sebagai jabatan yang telah di tentukan.

By: Sahira Ulfa

 

Navigasi



Tulisan Terakhir

Top Artikel

Yang Ultah

  • Arief Budiawan Send PM — 20 years old
    birthday was yesterday

Statistik Pengunjung

007131
Hari iniHari ini14
KemarinKemarin18
Minggu iniMinggu ini114
Bulan iniBulan ini380
TotalTotal7131