Seminggu sebelum penerimaan raport bulanan,di MAN Kota Jambi mengadakan remedi (menjelaskan materi belajar yang belum tuntas) kemudian disertai dengan her (mengujikan kembali materi belajar yang belum tuntas).
Sabtu (06/02),sepulang sekolah tidak seperti biasanya ,ruangan kelas yang biasanya telah ditutup oleh penjaga sekolah masih terbuka dan murid-murid masih berada lingkungan MAN Kota Jambi kemudian memenuhi ruang kelas tersebut.Ternyata,dihari ini lah siswa-siswi mengadakan her masal.
Menurut Ibu Michrunnisa Ramli salah seorang guru matematika MAN Kota Jambi yang ketika itu sedang mengawsi her Matematika di kelas XI IPA, menyatakan bahwa tujuan diadakannya her ini untuk menuntaskan indikator siswa yang belum tuntas.Pernyataan itu juga disampaikan oleh Ibu Tuti, salah seorang guru matematika yang saat itu mengawas dikelas XI IPS.”Her ini juga bermanfaat untuk membantu nilai murid-murid supaya tuntas,kalau murid-murid tidak mau mengikuti her,berararti berarti mereka menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan untuk membantu diri mereka sendiri” tutur bu Tuti.
“Yang mengikuti remedi ini nilainya rata-rata dibawah 50, dan rata-rata siswa yang mengikuti her di kelas XI IPS dalam satu kelas berjumlah sekitar 40 %” tutur bu Tuti . Hal tersebut berbeda dengan kelas XI IPA “Jumlah siswa yang mengikuti her dikelas XI IPA 1 sekitar 30% dan dikelas XI IPA 2 sekitar 50 % ” tutur bu Michrun.
“Soal yang diberikan semuanya sesuai dengan indikator acuan yang dimiliki” alasan ibu Muchrun tentang soal yang diberikan. “Mungkin mereka tidak mengulang pelajaran dirumah sehingga mereka banyak yang mengikuti her ”begitulah pendapat dari bu Tuti.Menurut bu Michrun, siswa-siswi MAN Kota Jambi relatif jujur dalam melaksanakan her ini. ”Kejujuran setiap siswa bisa dinilai dari cara penulisan mereka” tambahan dari Bu Tuti.
“Ceroboh dan tidak telitilah yang membuat saya mengikuti her ini, sehingga nilai ulangan saya hanya 57 dan membuat perasaan kecewa” tutur Zasmi Risaldi,siswa XI IPA 2 yang kami temui seusai her. Zasmi mengakui tingakat kesulitan soal her ini lebih mudah dibandingkan ulangan sebelumnya.
Seorang siswi yang bernama Nindy Lestari kelas XI IPA 2 mengakui bahwa dia selalu mengulang pelajaran dirumah sehingga dia tidak her seperti teman-temannya yang lain “Saya senang bisa mencapai nilai 100 dalam ulangan kemarin” begitulah tutur kebahgiaan na saat diwawancarai.
Berbeda dengan siswa yang bernama Utama Putra kelas XI IPA 1 yang akrab dipanggil tama dan dikenal teman-temannya sebagi siswa yang gokiel dan juga pintar menyatakan ” Perasaan saya biasa-biasa saja ketika tidak her dan memperoleh nilai 100 karena hal itu sudah biasa” begitu tuturnya diseratai gurauan dan senyuman.Tama menyatakan dia bisa memperoleh nilai yang baik seperti itu dengan usaha keras,yakni selalu tetap belajar terutama malam sebelum dilaksanakan.Dengan begitulah,dia yakin akan mendapatkan hasil yang baik dan tetap optimis. “Matematika itu seperti teman yang selalu menemani hari-hariku” begitulah tutur indahnya mengenai mata pelajaran matematika.
BY: {ami,Fatimah,sucie}














